3. Punya banyak filosofi
Masjid yang berdiri di atas tanah wakaf seluas 2.000 meter persegi ini memiliki banyak makna filosofis. Pintu masjid yang berjumlah 6 menggambarkan rukun iman. Pintu masuk tersebut sengaja dibuat pendek agar pengunjung masuk dengan merunduk sebagai simbol ketundukan kepada Sang Pencipta. Tiang masjid terdiri dari 24 buah sebagai simbol waktu 24 jam.
Elemen unik lainnya adalah umpak dari batu andesit berbentuk labu berukuran besar dan beragam di setiap dasar tiang masjid. Umpak pada empat tiang soko guru di tengah-tengah ruang shalat adalah yang berukuran terbesar dengan garis labu terbanyak.
Sedangkan di bagian depan ruang utama terdapat mimbar besar antic dengan atap bergaya Cina yang dihiasi dengan motif unik dan kombinasi warna.
Mihrab yang menjadi tempat imam memimpin shalat justru bertolak belakang dengan mimbar yang biasanya karena Mihrabnya berbentuk ceruk berukuran sangat kecil. sempit, dan sederhana.
4. Cara menuju ke lokasi
Masjid Agung Banten terletak di Desa Banten Lama, tepatnya di desa Banten, sekitar 10 km atau sekitar 30 menit dari Kota Serang. Akses ke lokasi dapat dituju dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.
Dari terminal Terminal Pakupatan, Serang anda bisa menggunakan bis jurusan Banten Lama atau mencarter mobil angkutan kota menuju lokasi selama lebih kurang setengah jam.
Di masjid ini telah tersedia berbagai fasilitas seperti sarana ibadah, toilet, hingga perpustakaan dan toko. Bahkan di sekitar lokasi masjid, banyak pedagang yang menjajakan oleh-oleh khas Banten.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.