Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.100 Pelaku Pariwisata dan Pekerja Perhotelan di Tanjungpinang Divaksinasi

Antara , Jurnalis-Senin, 05 April 2021 |04:01 WIB
1.100 Pelaku Pariwisata dan Pekerja Perhotelan di Tanjungpinang Divaksinasi
Suntik vaksin (Reuters)
A
A
A

SEBANYAK 1.100 orang terdiri dari pekerja perhotelan, perbankan, hingga pelaku pariwisata di Tanjungpinang, Kepulauan Riau sudah disuntik vaksin AstraZeneca dosis pertama. Mereka merupakan Anggota Badan Musyawarah Perbankan Daerah dan Asosiasi Pariwisata Nasional Indonesia (Asparnas) Provinsi Kepri.

“Kita akan terus bergerak, semoga vaksinasi aman dan lancar,” kata Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Minggu (4/4/2021).

Baca juga:  Sukabumi Andalkan Pariwisata Bangkitkan Ekonomi Warga Terdampak Pandemi

Rahma mengaku senang melihat antusias masyarakat untuk divaksinasi di daerah setempat begitu tinggi.

Hal ini dapat membantu tim medis dari TNI-POLRI, puskesmas, rumah sakit, KKP untuk menuntaskan target dan sasaran yang sudah ditentukan.

 

“Terima kasih kepada semua elemen masyarakat, tentu ini merupakan bukti bahwa kita semua ingin bebas dari COVID-19. Mudah-mudahan, ikhtiar ini memberikan hasil yang maksimal sehingga kita semua bisa bebas dari pandemi,” ucapnya.

Meski sudah divaksin, Rahma meminta masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

“Semoga semuanya sehat,” tutur Rahma.

Baca juga:  Jalur Sepeda Lingkar Pulau Pramuka Dibangun, Bakal Jadi Wisata Baru

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Susi Fitriana menyebut ada 14 perbankan yang telah menerima vaksinasi ini antara lain, Bank Mandiri, BCA, BNI, Maybank, Bukopin, Sinar Mas, OCBC.

“Ada 14 bank dari 18 bank yang ada di Tanjungpinang, karena yang lain ada yang sudah divaksin dan yang menjadwalkan berikutnya,” ungkap Susi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement