Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Napak Tilas Sejarah Melalui Ekspedisi Jalur Rempah KRI Dewaruci

Antara , Jurnalis-Selasa, 30 Maret 2021 |11:03 WIB
Napak Tilas Sejarah Melalui Ekspedisi Jalur Rempah KRI Dewaruci
KRI Dewaruci (Foto: Antara)
A
A
A

Dirinya menilai kondisi cagar budaya di Kepulauan Banda sangat luar biasa dan terjaga dengan baik, karena komitmen masyarakat untuk memahami nilai-nilai warisan budaya dan terus memeliharanya.

"Banda ini luar biasa ya. Situs cagar budayanya masih terawat dengan baik. Ini karena komitmen masyarakat untuk tetap menjaga dan memeliharanya sebagai sebuah warisan budaya yang tak ternilai," katanya.

Hilmar memandang pengembangan sektor pariwisata Pulau Banda jauh lebih penting dibanding pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Ini Kunci Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi Corona

"Dalam konteks pariwisata Banda harusnya pembangunan infrastruktur merupakan konsekuensi dari kegiatan ekonomi yang terus bertumbuh dan bukan prasyarat untuk berkembangnya kegiatan ekonomi," katanya.

Ia berharap cagar budaya di Kepulauan Banda dapat terus dilestarikan dan dilindungi sebagai warisan budaya, sekaligus kekuatan utama penggerak pertumbuhan ekonomi.

"Harapan saya bangunan-bangunan bersejarah peninggalan kolonial Portugis dan Belanda di abad ke-18 ini harus terus dijaga dan dipelihara. Jangan sampai hilang atau dirusak," tuntasnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement