Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah mendapatkan antusiasme yang besar dari masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang mendaftar dan mengantre untuk mendapatkan vaksin agar bisa terhindar dari Covid-19 yang telah menghantui Tanah air leboh dari satu tahun lamanya.
Meski demikian masih banyak masyarakat yang salah kaprah memahami fungsi vaksin Covid-19. Sebagian besar dari mereka berharap bahwa kehidupan bisa kembali seperti sediakala setelah mereka mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, stigma seperti itu harus dihilangkan dari pikiran masyarakat. Sebab vaksin Covid-19 memiliki fungsi utama untuk membuat seseorang manjadi kebal terhadap virus Covid-19.
“Vaksin ini tidak membuat seseorang kebal dari infeksi Covid-19. Kekebalan baru terbentuk 28 hari setelah disuntik. Tapi ini juga gak kebal, seseorang masih bisa terinfeksi dan sakit,” ujar Menkes Budi, dalam konferensi pers, ‘Peresmian Program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit’, Kamis (25/3/2021).
Lebih lanjut Menkes Budi mengatakan, vaksin Covid-19 hanya berfungsi untuk membentuk antibodi dalam melawan virus. Sehingga antibodi dalam tubuh dapat langsung mengenali virus Covid-19 apabila terinfeksi.
“Antibodi bisa melawan Covid-19-nya sehingga seseorang yang terinfeksi tidak sakit parah atau perlu masuk ke rumah sakit. Jadi tetap menggunakan masker dan protokol kesehatan walaupun sudah di vaksin,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.