Dalam acara siraman, terdapat berbagai simbolis sebagai tanda sakralnya acara tersebut. Di mana terdapat makna yang sangat dalam tentang kehidupan calon pengantin.
Selain itu, siraman dilakukan agar mengusir aura negatif pada calon mempelai pengantin di perempuan dan laki-lakinya.
Kemudian siraman dilakukan bertujuan, memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar kelak rumah tangga sang pengantin mendapatkan rahmat. Serta saat prosesi ini berlangsung, sambil dibacakan doa-doa yang nantinya akan mengalirkan aura positif terhadap air, juga pada orang yang disiram atau dimandikan itu.
Siraman dilakukan sehari sebelum menikah. Air yang digunakan untuk siraman merupakan campuran dari kembang setaman yang disebut Banyu Perwitosari, yang jika memungkinkan diambil dari tujuh mata air dan melambangkan kehidupan.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.