SEORANG pensiunan di Inggris menemukan reruntuhan istana abad ke 13 yang lama hilang di bawah taman rumahnya. Penemuan itu tak sengaja saat ia memulai proyek untuk membangun rumah kecil atau bungalo di tamannya, sehingga dia bisa menjual rumah utamanya.
Southwest News Service (SWNS) melaporkan bahwa rumah yang terletak di kota Wiveliscombe, tampaknya merupakan lokasi istana uskup abad pertengahan yang hilang, yang sebagian digali di halaman Charles Pole, sang pemilik taman. Namun, ia tidak senang dengan penemuan itu.
Baca juga: Kampung Mati Bekas Tempat Tinggal Korban Lumpur Lapindo, Berani Uji Nyali?
“Saya tinggal sendiri di sebuah rumah di Palace Gardens dan saya cacat,” ujarnya seperti dilansir dari Fox News, Senin (15/3/2021).
“Saya sedang membangun sebuah bungalo di taman untuk diri saya sendiri dan berencana untuk menjual rumah itu. Ketika pembangun melihat sisa-sisa, dia diperintahkan untuk berhenti bekerja. Itu merupakan kejutan besar.
"Sangat menyenangkan mendengar situs itu mengandung sesuatu yang sangat penting, tetapi biaya penyelidikan akan menelan biaya sekitar £ 15.000 (sekitar $ 20.900) dan telah menunda bangun bungalo."
Istana tersebut dilaporkan berasal dari abad ke-13 dan telah runtuh pada abad ke-18. Di beberapa titik, itu telah menghilang, dan sejarawan tidak dapat menentukan lokasinya. Tapi ternyata mereka tidak melihat ke lokasi yang benar.
Baca juga: Viral Gunung Emas di Kongo, Pertanda Kiamat?
"Reruntuhan itu diyakini sebagai bagian dari fondasi asli kompleks istana uskup," kata juru bicara South West Heritage Trust kepada SWNS.
"Sisa-sisa bangunan tersebut jelas berasal dari tanggal abad pertengahan dan mewakili dua fase pembangunan di situs tersebut."
South West Heritage mengklaim bahwa tanah tersebut sekarang memiliki nilai sejarah yang penting, bahkan barang-barang tembikar dari abad ke-12 sebelumnya juga telah digali di situs tersebut.
"Sisa-sisa tersebut merupakan penemuan yang signifikan dan pemilik tanah, arkeolog, pembangun dan arsitek sedang bekerja untuk melindungi dan mencatat situs tersebut," kata juru bicara tersebut.
"Perkembangan itu dipantau oleh para arkeolog dari South West Heritage Trust sebagai bagian dari persyaratan perencanaan."
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.