Sandi mengatakan, penerapan protokol kesehatan di Kawasan Bintan Resor dan area lainnya sangat ketat dan disiplin. "Bintan salah satu destinasi yang sangat siap," ucap Sandi.
Sementara itu Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar menyatakan, demi memuluskan rencana pembukaan perbatasan secara terbatas di Bintan, maka pihaknya akan mengundang otoritas penerbit sertifikasi kebersihan di Singapura untuk mengecek pelaksanaan protokol kesehatan setempat.
Menurutnya, sertifikasi dari SG Clean dibutuhkan demi meyakinkan calon pelancong dari Singapura untuk berlibur di Bintan.
(Rizka Diputra)