"Apalagi jika kita melihat jumlah wisatawan dari Malaysia ke Indonesia sangat banyak, dan begitupun juga sebaliknya, saling menguntungkan," tandasnya.
Sebelumnya, Kemenparekraf telah menyusun strategi jangka menengah-panjang untuk memulihkan pariwisata Indonesia. Pemerintah akan menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata pilihan di Asia Tenggara. Hal ini dikemas dalam konsep quality and sustainable tourism.
Destinasi jangka menengah-panjang akan memiliki standar yang sama dengan lima destinasi super prioritas yang tengah digodok saat ini.
Tujuannya, tak lain guna menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara. Pemerintah juga berencana membangun berbagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT).
(Rizka Diputra)