Sementara itu, Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia, Prof Dr Hardinsyah, MS menambahkan, sarapan bergizi dan penting dilakukan setiap hari. Melewatkan sarapan (skipping breakfast) apa lagi bagi anak sekolah membuat tubuh menjadi lesu, tidak bersemangat dan ceria serta sulit berkonsentrasi sehingga membuat tidak produktif.
Berdasarkan riset PERGIZI PANGAN Indonesia pada 2012, terbukti 9 dari 10 anak usia sekolah 6-12 tahun di Indonesia, juga mengalami kekurangan serat saat sarapan. Padahal terpenuhinya kebutuhan serat saat sarapan itu penting, jangan sarapan asal kenyang saja, tetapi harus dengan menu sarapan bergizi dan berserat sebagai ciri sarapan sehat.
"Menu sarapan bergizi dan berserat menghasilkan berbagai manfaat untuk tubuh, salah satu manfaat sarapan berserat adalah baik untuk pencernaan dan juga memberikan efek kenyang lebih lama," imbuhnya.
Karena itu, mengonsumsi sarapan bergizi, berserat dan sehat setiap hari adalah modal penting agar tubuh sehat dan siap beraktivitas.
(Helmi Ade Saputra)