Sejauh yang diketahuinya, Sheryl menuturkan bahwa hanya dokter dan perawat wanita yang melakukan tes kesehatan terhadap ia dan teman-temannya. Namun ia menambahkan, bila pun nantinya ada dokter maupun perawat laki-laki yang melakukan pengecekan tersebut, Anda tidak perlu takut.
Apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, ruangan tersebut terbilang ramai dan anda bisa meminta tolong dengan cara berteriak.
Selain tes kesehatan para pendaftar diminta untuk melepas seluruh pakaiannya dan akan melakukan rontgen. Berbeda dengan tes kesehatan, ketika rontgen para pendaftar akan dipinjamkan baju panjang selayaknya orang yang akan menjalankan operasi.
Untuk pertanyaan yang sering ditanyakan yaitu ‘apakah ada tes keperawanan ketika ingin menjadi pramugari?’ jawabannya adalah tidak ada. Di maskapai tempat Sheryl bekerja, tidak ada tes keperawanan yang diminta maupun dilakukan.
“Dan secara logika ya guys, keperawanan itu tidak ada hubungannya, tidak ada kaitannya dengan pekerjaan kalian. Jadi mau kalian perawan atau tidak ya terserah kalian. Dan pramugari juga ada yang sudah menikah. Jadi mereka tidak perawan pastinya. Dan itu mereka baik baik saja disini (maskapai)," pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.