Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Dadiah, Yoghurt Tradisional Khas Tanah Minang

Fatha Annisa , Jurnalis-Kamis, 25 Februari 2021 |04:05 WIB
Mengenal Dadiah, Yoghurt Tradisional Khas Tanah Minang
Dadiah, yoghurt tradisional khas Minangkabau (Foto: Instagram/@gadahaodahad7149)
A
A
A

Sekarang Dadiah lebih sering disajikan sebagai hidangan pagi bersama Ampiang. Ampiang sendiri merupakan beras ketan yang ditumbuk, kemudian dipipihkan saat masih panas sehingga menyerupai sereal. Dengan tambahan cairan gula merah, kelezatan santapan ini akan menjadi berkali-kali lipat.

Dadiah dijual dengan harga Rp70.000 hingga Rp100.000 per batang bambunya. Kisaran harga tersebut tergantung dengan diameter bambu yang digunakan.

Dalam satu batang bambu, Dadiah yang ada bisa memenuhi 15 porsi Ampiang Dadiah. Jika disimpan di lemari es, Dadiah yang masih berada dalam bambu dapat bertahan selama satu minggu.

Sayangnya, makanan khas Minangkabau ini hanya bisa ditemukan di Sumatra Barat. Makanya, saat berkunjung ke Sumbar jangan lupa mencicipi kudapan tradisional ini ya Okezoners!

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement