Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesona Surga Wisata Alam di Kaki Gunung Rinjani

Antara , Jurnalis-Rabu, 24 Februari 2021 |06:30 WIB
Pesona Surga Wisata Alam di Kaki Gunung Rinjani
Air terjun Sendang Gile di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara (Antara)
A
A
A

Aset objek wisata yang dimiliki Desa Senaru, yakni, Air Terjun Sendang Gile, diambil alih oleh Pemkab Lombok Utara sejak 2015 dan pendakian Gunung Rinjani sejak 2014.

Sebelum diambil alih, kata dia, pihak desa telah dijanjikan aturan persentase pendapatan obyek wisata tersebut. Seperti, 15 persen untuk Desa Bayan selaku pemilik sumber air dan hutan adat serta "Meloqa Perumbaq Daya" (mengawasi hutan adat dan satwa), 30 persen untuk pemerintah daerah, dan 50 persen untuk pemilik aset yakni Desa Senaru.

Namun sayangnya, aturan pembagian pendapatan tidak berjalan dan kenyataannya saat ini semuanya diambil oleh Pemkab Lombok Utara.

Raden Akria bahkan mengungkap, tenaga kerja pengelolaan wisata itu juga berasal dari luar Desa Senaru. "Kami benar-benar jadi penonton di daerah sendiri," tandasnya.

Pengambilalihan aset itu oleh Pemkab Lombok Utara dilakukan tanpa musyawarah dengan masyarakat, padahal seluruh aset itu merupakan milik leluhur masyarakat desa adat Bayan sehingga wajar sekarang mereka meminta kembali pengelolaan itu.

 ilustrasi

Permintaan Raden Akria itu mempunyai dasar hukum yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa juga telah mengatur soal pengelolaan aset desa tersebut. Pemerintah desa menginginkan desa mereka menjadi desa wisata yang dikelola warga setempat sehingga peningkatan kesejahteraan juga dirasakan seluruh warga.

Desa Wisata

Sebelumnya, dua destinasi wisata yang berada di Kabupaten Lombok Utara (KLU) dinyatakan masuk Pengembangan Desa Wisata Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika yaitu Desa Senaru dan Desa Menggala khususnya kawasan ekowisata Kerujuk , pada acara Pengembangan Desa Wisata DSP Mandalika, 9 Oktober 2020.

Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Manusia KSP, Abet Nego Tarigan, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT Samsul Widodo, Direktur Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan, Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Asisten III Setda KLU Evi Winarni, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemprop NTB, dan Pemda KLU, Pokdarwis se-KLU dan tamu undangan lainnya.

Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari mengatakan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan unsur dari tiga kementerian yaitu, Deputi Pengembangan Manusia KSP, Dirjen Kementerian Daerah Tertinggal dan Pedesaan, dan Kementerian Pariwisata. Semua itu untuk membuktikan bahwa pemerintah pusat konsen dalam membantu masyarakatnya melalui program nyata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement