5. Motif Penari Ngaronjeng

Dalam motif Batik Betawi ini tari Ngaronjeng menggambarkan seorang wanita yang sedang menari dengan pakaian bagus. Melalui motif inilah kesenian Betawi dikenal warga Jakarta bahkan hingga wisatawan mancanegara. Tersedia beragam warna pada motif ini. Ada warna terang dan juga gelap.
6. Motif Kain Bertumpal atau Pucuk Rebung

Memiliki bentuk berupa jajaran segitiga yang saling berhadapan atau berlawanan. Motif ini biasanya didominasi dengan warna merah dan kuning. Sementara itu, warna dasar kain umumnya berwarna hitam atau biru. Untuk pemakaiannya, kain batik motif pucuk rebung ini dipakai pada kain bagian depan.
7. Motif Loreng Ondel-ondel

Motif ini dibuat dengan mengangkat boneka ondel-ondel yang merupakan maskot kota Jakarta. Figur ondel-ondel yang digambarkan umumnya lengkap sepasang laki-laki dan perempuan. Dalam motif Batik Betawi ini ada kembang kelape sepasang ondel-ondel dengan memakai pakaian lengkap.
Pemilihan warnanya biasa didominasi merah dan kuning, tapi juga dapat bervariasi sesuai keinginan pembuat. Warna yang digunakan pada motif Batik Betawi ini adalah warna-warna cerah. Warna-warna tersebut antara lain merah, kuning, hijau, oranye, biru, putih, dan hitam. Tiap warna memiliki makna yang menggambarkan sifat dan karakter masyarakat Betawi.
Warna merah bermakna kemauan yang besar untuk belajar, dinamis, dan berani. Warna kuning memiliki arti kehangatan, kecerdikan, dan berbakat dalam bisnis. Warna biru berarti mempertahankan aturan, kebiasaan, dan tradisi yang berlaku. Warna hijau punya makna harmoni dan kebersamaan. Warna putih berarti suci dan religious. Sementara itu, warna hitam bermakna petualang, imajinatif, dan misterius.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.