Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kampanye Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021 Promosikan Artisan Unggulan

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 20 Februari 2021 |09:48 WIB
Kampanye Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021 Promosikan Artisan Unggulan
Wamenparekraf Angela. (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

Wamenparekraf Angela juga menjelaskan terpilihnya Danau Toba dalam program ini, karena menjadi salah satu bagian dari 5 destinasi super prioritas (DSP) yang memiliki potensi alam dan produk kreatif yang luar biasa. “Hal ini akan terus kita support dan kita dorong pengembangannya,” kata Angela.

Dalam program Beli Kreatif Danau Toba, Angela menuturkan Kemenparekraf/Baparekraf akan melakukan pendampingan bagi artisan untuk go digital dan membuat berbagai macam festival untuk memperkenalkan karya-karya Danau Toba dan wilayah di Sumatra Utara lainnya.

Pada kunjungannya kali ini, Wamenparekraf Angela berkesempatan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, untuk meninjau tenant-tenant yang ada di Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021, seperti Solu Ulos, Mejukuhibiniu Butik, House of Damiten, Bolu Medan CF, dan produk kreatif lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memberikan apresiasi kepada Kemenparekraf/Baparekraf atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Beli Kreatif Danau Toba Fair ini merupakan upaya Kemenparekraf/Baparekraf dalam mempromosikan salah satu dari 5 destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba, serta mendorong produk-produk kreatif UMKM. Dan ternyata cukup banyak yang mendatangi acara ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan ke depan Beli Kreatif Danau Toba Fair rencananya akan dibuat perkabupaten. Jadi, tidak hanya di Medan saja, tetapi kota-kota lain yang ada di Sumatra Utara juga. Begitupun, destinasi super prioritas lainnya seperti Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Yang menarik dari Danau Toba adalah tahun lalu kunjungan wisawatan nusantara naik sebesar 22 persen. Hal ini bisa jadi karena tingkat penularan COVID-19 yang rendah, serta banyaknya destinasi wisata alam yang cenderung diminati saat pandemi. Untuk itu, semua kementerian/lembaga harus bersinergi agar daerah wisata di Danau Toba semakin baik dan berkualitas. Sehingga wisatawan merasa lebih nyaman dan bisa menciptakan lapangan kerja yang luas,” ujarnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement