Guru Besar Bidang Gizi dan Pangan & Pakar PAUD Himpaudi, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati mengatakan, setiap manusia lahir ke dunia dengan seluruh sel otak yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 triliun sel. Hal ini tergantung dari kualitas kehamilan, namun itu baru dapat berfungsi hanya dengan stimulasi. Makanya orangtua wajib mengetahui perkembangan anak.
"Para orangtua khususnya ibu harus memahami, bahwa usia 0-2 tahun merupakan masa krusial pada anak," ujarnya dalam webinar bersama Wings Care bertajuk Bangkit & Menghebat - Di Era New Normal (Kesehatan, Parenting, Pendidikan), Selasa (16/2/21).

Ia menjelaskan, hal itu terjadi karena jika sel otak tidak tersambung, atau terstimulasi dengan baik. Maka terjadilah fase penghapusan sel otak, lebih dikenal nama istilahnya use it or loose it.
"Hal ini ditentukan oleh kualitas dan kuantitas stimulasi karena setiap detik terjadi 1.684 juta sambungan sel otak," terangnya.