4. Pantai Uitiuhtuan
Berbeda dengan pantai-pantai di Pulau Semau, Pantai Uitiuhtuan memiliki garis pantai yang melengkung. Sambil berjalan di pasir yang lembut dan halus, pengunjung dapat melihat rombongan kuda poni yang berkeliaran di sekitar pantai.
Nama Uitiuhtuan berarti Air Raja. Nama ini disematkan karena Desa Uitiuhtuan dianugerahi dengan sumber air yang mudah didapat. Cukup menggali 5 meter saja warga desa sudah mendapatkan air. Tidak seperti di desa-desa di Pulau Semau lain.
Tidak jauh dari kawasan pantai juga terdapat puluhan cangkang kerang yang sudah kosong tersusun rapi. Cangkang tersebut bukan pajangan semata, namun tempat pembuatan garam lokal warga setempat. Nantinya cangkang akan diisi dengan air laut dan dijemur hingga mengering dan membentuk kristal-kristal garam.
5. Pantai Liman
Pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan di Pulau Semau adalah Pantai Liman. Nama Liman sendiri diambil dari bukit yang berada di sisi pantai, yakni Bukit Liman. Jika Anda ingin melihat keindahan pantai secara maksimal, mendaki lah sedikit ke bukit tersebut.

Pantai Liman di Pulau Semau (Instagram @beta.kpg)
Berbeda dengan pantai-pantai lainnya, Pantai Liman sudah memiliki fasilitas penunjang yang cukup lengkap. Beberapa penginapan sudah tersedia di kawasan pantai. Banyak juga warga yang menjual makanan dan minuman. Jadi, pengunjung tidak perlu takut kelaparan saat berlibur di pantai ini.
6. Pantai Onanbalu
Pantai Onanbalu terletak di Teluk Onanbalu. Pohon perdu tumbuh di sekitar pantai, menjadikan pantai kawasan yang cocok untuk anak-anak muda bersantai. Pemandangan pantai pun masih sangat asri dan tergolong sepi.
Penduduk di sekitar pantai bekerja sebagai petani rumput laut. Jika penasaran, pengunjung diperbolehkan melihat mereka bekerja loh.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.