Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Makanan Ikonik Imlek, Dipercaya Bawa Keberuntungan hingga Panjang Umur

Antara , Jurnalis-Jum'at, 12 Februari 2021 |10:51 WIB
6 Makanan Ikonik Imlek, Dipercaya Bawa Keberuntungan hingga Panjang Umur
Makanan ikonik saat Imlek (Foto : Gawin)
A
A
A

4. Tangyuan

Tangyuan

Tangyuan atau bola nasi ketan, memainkan frasa yuen yuen moon moon (圓圓滿滿) dalam bahasa Kanton, yang berarti "sesuatu yang lengkap dan lengkap, yang menandakan kelengkapan dan kepuasan dalam hidup," jelas chef Yu.

Begitu pula ketika tangyuan diucapkan dengan sedikit perubahan nada, artinya berubah menjadi "reuni keluarga", demikian alasan dibalik adanya tangyuan sebagai makanan penutup saat makan malam reuni.

Isi tradisional bola ketan adalah wijen hitam, kacang tanah atau pasta kacang merah. Karena biasanya disajikan dalam sup pencuci mulut manis Cina (tong sui), koki Lee merekomendasikan membuat tangyuan dengan sup manis jahe klasik.

5. Ikan utuh

Ikan

Makan ikan utuh selama Tahun Baru Imlek adalah penting karena mempertahankan kepala dan ekor berarti ada awal dan akhir yang lengkap.

Ini juga merupakan keinginan untuk menabung banyak dan menghasilkan lebih banyak uang di tahun yang akan datang, karena ikan juga merujuk pada idiom leen leen yau yuu (年年 有餘), frase yang berarti "semoga ada [a] surplus [pendapatan] tahun demi tahun". Karakter terakhir dari frasa, "yu", berarti "surplus" dalam bahasa China, namun pengucapannya mirip dengan kata "ikan", oleh karena itu makan ikan sangatlah penting untuk menarik kekayaan selama Tahun Baru Imlek.

Ikan kukus biasanya disajikan selama perayaan, namun ingatlah untuk memilih jenis ikan dengan bijak karena ikan yang berbeda mewakili arti yang berbeda. Ikan lele adalah pilihan yang jelas, karena namanya terdengar seperti "tahun surplus" dalam bahasa Mandarin. Untuk keberuntungan, cobalah ikan mas Crucian, sedangkan yang setelah keberuntungan harus mendapatkan ikan mas Cina.

Di Indonesia, biasanya Imlek dirayakan dengan hidangan ikan bandeng.

6. Mi

Mie Goreng

Mi biasanya dimakan pada hari ulang tahun dengan harapan umur panjang karena panjangnya mie. Di beberapa tempat, mi panjang umur dibuat lebih lama dari mi normal dan tidak dipotong.

Hidangan Kanton yang populer untuk merayakan acara-acara khusus seperti pernikahan atau pesta ulang tahun dengan harapan panjang umur dan sehat, hidangan mi ikonik ini secara tradisional menampilkan mi e-fu (atau yi mein) dengan daging kepiting dalam sup tertinggi, kata chef Lee.

"Alasan penggunaan mi e-fu adalah karena harga mi lebih mahal daripada pilihan lain dan daging kepiting biasanya dipandang sebagai bahan premium pada generasi yang lebih tua," tambahnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement