Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nisan Peninggalan Kerajaan Aceh di Lokasi Proyek Tol Harus Diselamatkan

Antara , Jurnalis-Jum'at, 12 Februari 2021 |03:02 WIB
Nisan Peninggalan Kerajaan Aceh di Lokasi Proyek Tol Harus Diselamatkan
Nisan kuno diduga peninggalan Kerajaan Aceh ditemukan di lokasi proyek tol (Foto: Antara/Khalis Surry)
A
A
A

Sementara itu, Kabid Pengadaan Tanah Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Provinsi Aceh, Joko Suprapto, mengatakan, tidak semua lokasi pembangunan gerbang tol itu mengenai kawasan yang diduga makam Kerajaan Aceh masa lampau, namun hanya beberapa titik.

Menurut Joko, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait pelestarian cagar budaya untuk mengkaji terlebih dahulu batu nisan tersebut, guna memastikan makam itu milik ulama atau raja Aceh.

“Jadi persoalannya kami perlu memastikan bahwa apakah benar disini makam raja-raja dan ulama besar. Tentunya kalau nanti hasil kajiannya makam raja-raja, nanti kita duduk bersama bagaiman solusi terbaik, karena kami juga tidak serta merta memindahkan,” kata Joko.

Pada saat pembebasan lahan, lanjut Joko, pihak satuan tugas dari BPN juga tidak mendeteksi bahwa di lokasi tersebut terdapat makam yang diduga peninggalan Kerajaan Aceh, lantaran lokasinya tertutup dengan semak-semak.

“Kebetulan dulu tertutup dengan semak-semak ya, jadi satgas di dalam data nominatif tidak terinformasikan bahwa ada makam,” pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement