Pernahkah Anda melihat seseorang yang sering disakiti pacar namun tetap bertahan bahkan enggak mau putus? Atau mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya?
Biasanya, orang yang bertahan dalam suatu toxic relationship kerapkali disebut sebagai bucin alias budak cinta. Namun Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, Dokter Jiemi Ardian mengatakan, seseorang yang bertahan di siklus tersebut bukanlah sosok yang bucin melainkan ia mengalami trauma bonding.
Trauma bonding melekat antara pelaku abuse (yang menyerang) dan si korban karena siklus abuse fisik dan emosional. Mengapa bisa nempel? Karena di antara waktu abuse ada saat di mana pelaku seperti menunjukkan kasih sayangnya dengan tulus seakan dirinya adalah orang yang sangat baik.
Mengutip akun Instagram Dokter Jiemi Ardian, berikut alasan mengapa mereka yang disakiti pasangan (korban) masih ingin bertahan dan tak bisa move on dalam hubungan cinta dengan pelaku abuse.
