ATMOSFER horor di Menara Saidah memang sudah dikenal luas. Gedung yang dulunya beroperasi sebagai perkantoran itu menyimpan banyak sekali cerita misteri, salah satunya soal kuntilanak merah.
Hantu yang digambarkan mengenakan pakaian serba merah tersebut bahkan sudah ada sebelum Menara Saidah kosong seperti sekarang. Kuntilanak merah dikenal bukan hanya menghantui, tapi mencelakai manusia.
Ada satu kisah horor yang pernah terjadi di Menara Saidah. Diceritakan di RCTI+ Radio, kisah tersebut diketahui berasal dari pengalaman nyata satpam yang menjaga Menara Saidah saat masih aktif beroperasi.
Cerita bermula saat si satpam ini ditinggal sendirian pukul 12 malam oleh teman satpam satunya. Dia pergi dengan alasan pulang ke rumah untuk suatu keperluan.
Sedang anteng jaga di pos satpam, tiba-tiba dia kedatangan tamu seorang perempuan yang mengaku karyawan di Menara Saidah. Pakaiannya serba merah. Perempuan ini datang tengah malam dengan alasan ingin ambil dompetnya yang ketinggalan di lantai 14.

Merasa ganjil, si satpam pun awalnya aneh dengan perempuan tersebut. Tapi, karena didesak, akhirnya ia menuruti kemauan wanita tersebut. Bergeraklah mereka berdua ke pintu masuk utama Menara Saidah.
Perlu diketahui sebelumnya, ketika perkantoran sudah tutup, semua pintu dikunci dan lampu dimatikan, tapi listrik tetap aktif. Pendingin ruangan pun dimatikan.
Nah, pintu utama mulai dibuka si satpam. Seketika angin dari dalam Menara Saidah keluar, membuat bulu kuduk satpamnya berdiri. Bagaimana tidak, dia sangat yakin AC tak ada yang nyala, tapi kenapa angin yang berhembus sangat dingin.
Tidak hanya itu, hawa-hawa tidak enak terasa dari beberapa lampu kecil yang tetap nyala dan memberi nuansa horor yang menusuk jantung. Sebagai manusia biasa, si satpam itu mengaku ketakutan.