Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengeran Harry Desak Industri Perjalanan Atur Kembali Masa Depannya

Antara , Jurnalis-Minggu, 31 Januari 2021 |05:00 WIB
Pengeran Harry Desak Industri Perjalanan Atur Kembali Masa Depannya
Pangeran Harry (Reuters)
A
A
A

PANGERAN Harry dari Inggris mendesak industri perjalanan untuk "mengatur dan menata kembali" masa depannya setelah mengalami krisis akibat pandemi COVID-19, dengan fokus menciptakan model yang lebih berkelanjutan yang tidak berdampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.

Baca juga:  Sandiaga Uno: Pengembangan Desa Wisata Penting untuk Merespons Ide-Ide Kreatif Lokal

Perusahaan perjalanan dan maskapai penerbangan terhantam oleh pandemi virus corona, yang telah menghentikan sebagian besar bisnis pariwisata global, sementara mereka yang bergantung pada turis juga menderita.

Cucu dari Ratu Elizabeth itu mengatakan, kesulitan yang dialami masyarakat di tujuan wisata menunjukkan pentingnya pariwisata, tapi juga menyoroti pentingnya mengurangi dampak negatif.

 

"Kita tahu tidak bepergian lagi bukanlah pilihan," kata pangeran berusia 36 tahun dalam kata pengantar laporan tahunan Travalyst, sebuah inisiatif yang dia luncurkan pada 2019 dengan tujuan membuat industri perjalanan lebih berkelanjutan.

Baca juga:  Serunya Liburan di Kepulauan Derawan, Berenang Bareng Hiu hingga Menikmati Labuan Cermin

"Tepat di hadapan kita, ada peluang untuk melakukan sesuatu secara berbeda, melakukan sesuatu dengan lebih baik. Termasuk perjalanan dan pariwisata. Saat industri bangkit kembali dari krisis, ada kebutuhan mendesak untuk mengatur ulang dan menata ulang."

Sama seperti ayahnya, Pangeran Charles, Harry aktif menyuarakan masalah lingkungan. Dia mengatakan, jelas sudah industri perjalanan belum berbuat banyak untuk mengatasi masalah seperti polusi dan perubahan iklim sebelum pandemi terjadi.

Harry sebelumnya dikecam karena menganjurkan orang-orang untuk lebih peduli kepada lingkungan saat bepergian, padahal dia pergi menggunakan jet pribadi.

Tapi Harry mengatakan, dia jarang tidak menaiki pesawat komersial, dan melakukan sesuatu untuk mengimbangi emisi karbon dioksida yang disebabkan perjalanannya.

Travalyst, sebuah badan nirlaba independen yang didukung oleh beberapa perusahaan industri pariwisata besar termasuk Booking.com, TripAdvisor, dan Visa, mengatakan bahwa industri tersebut membutuhkan transparansi universal dalam upaya keberlanjutan, serta untuk memperjuangkan keberhasilan komunitas, destinasi, dan operator lokal.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement