Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bernyanyi dalam Bahasa Jerman Ternyata Bisa Tularkan Covid-19 Lebih Cepat Loh

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 29 Januari 2021 |18:02 WIB
Bernyanyi dalam Bahasa Jerman Ternyata Bisa Tularkan Covid-19 Lebih Cepat <i>Loh</i>
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

BERLATIH paduan suara ternyata telah menjadi salah satu sumber penyebaran Covid-19. Di negara bagian Washington, Maret lalu, mereka yang mengikuti paduan suara menjadi superspreader, dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Ilmuwan di Jepang pun membuktikan bahwa dengan bernyanyi dengan beberapa bahasa akan membuat penyebaran Covid-19 lebih cepat. Dilansir dari laman CBS News, analisis oleh superkomputer Fugaku Jepang memperlihatkan bahwa bernyanyi akan menyebarkan partikel sekira tiga kali lebih banyak daripada berbicara.

Akan tetapi, para peneliti Jepang menginginkan penjelasan secara lebih detail. Apakah bernyanyi dalam bahasa yang berbeda menciptakan tetesan dan aerosol yang lebih berpotensi menular.

Virus Corona

Kemudian jawabannya, iya. Peneliti menunjukkan bahwa ketika bernyanyi dan mengeluarkan tetesan dan aerosol, maka masing-masing bahasa akan mengeluarkan jenis partikel yang berbeda.

Para peneliti ditugaskan Desember lalu oleh Asosiasi Penyaji Musik Klasik Jepang, yang mewakili musisi profesional, orkestra dan manajer ruang konser, untuk menjalankan eksperimen yang melibatkan penyanyi tanpa masker.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement