Stanley Erck, President dan CEO Novavax menyebutkan, hasil uji klinis yang ada telah memperlihatkan kalau vaksin yang mereka kembangkan berpotensi jadi ‘pemain penting’ dalam upaya mengatasi krisis kesehatan global karena Covid-19 saat ini.
Novavax sendiri sedang melakukan uji coba vaksin tak hanya di Amerika Serikat, tapi juga di Inggris, Meksiko dan Afrika Selatan.
Analisis sementara dari uji coba yang di Inggris, yang mana melibatkan lebih dari 15.000 peserta dengan rentang usia 18 hingga 84 tahun, menemukan bahwa vaksin itu 95,6 persen efektif melawan virus. Selain itu juga, 85,6 persen efektif melawan varian virus corona Inggris yang ditengarai lebih menular.
Temuan ini, didasarkan pada 62 infeksi di antara peserta uji coba, yang menerima vaksinasi dua dosis atau plasebo. Enam dari infeksi yang diamati terjadi pada kelompok yang mendapat vaksin.
Sementara pada uji klinis fase 2 di Afrika Selatan, menunjukkan hasil efikasi 49,4%. Studi penelitiannya dilakukan dengan skala lebih kecil, melibatkan kelompok orang yang lebih sedikit yakni hanya sekitar 4.400 peserta yang banyak di antaranya adalah orang dengan positif HIV.