BUMI Global Karbon (BGK) mendukung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan meningkatkan kualitas sektor ini secara berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi inisiatif dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terkait perubahan fokus pengembangan sektor Parekraf di masa mendatang. Yang semula kuantitas menjadi peningkatan kualitas dengan pariwisata berkelanjutan," kata Founder Bumi Global Karbon (BGK), Ahmad Deni Daruri, Kamis, 7 Januari 2021 kemarin.
Menurut dia, pada masa pandemi Covid-19, muncul tren baru, yaitu pengungkapan perusahaan terkait lingkungan, sosial dan praktek kepemerintahan (environmental, social dan governance/ESG).
Bahkan, lanjutnya, data UBS Indonesia menyebutkan, fokus investor dan global akan meningkat dengan mempertimbangkan poin ESG, sebagai akibat dari pandemi.
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Labuan Bajo Masuk Prioritas 100 Hari Kerja Pertama
"Salah satu media pengungkapan ESG yang digunakan perusahaan adalah laporan keberlanjutan atau sustainability report (SR)," imbuhnya.
Di Indonesia, lanjut Deni, inisiatif terkait ESG sudah mulai bermunculan. Inisiatif tersebut sejalan dengan tren global dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
"Untuk mendukung inisiatif tersebut, kami mengusulkan langkah awal secara terukur, akurat, kredibel dan objektif yaitu berupa penyusunan SR untuk industri ekonomi kreatif dan pariwisata," paparnya.
Ia berharap, berbagai industri ekonomi kreatif dan pariwisata seperti hotel, restoran, tempat wisata dan sebagainya dapat menyusun SR mereka masing-masing. Di Asia, Hotel Banyan Tree dan Resort Singapura, The Farglory Hotel Taiwan dan masih banyak perhotelan lainnya telah menerbitkan SR.
"Ini saatnya bagi Indonesia untuk memulai penyusunan SR khususnya bagi industri ekonomi kreatif dan pariwisata," katanya.