KEPOLISIAN Filipina bergerak cepat mengusut kasus kematian Christine Angelica Dacera. Laporan awal menduga pramugari Philippine Airlines ini dirudapaksa 11 pria. Namun, keluarganya meragukan kabar itu dan bersikeras melakukan autopsi lagi.
Melansir Rappler, Biro Investigasi Nasional (NBI) di Filipina akan turun tangan setelah keraguan muncul pada penyelidikan polisi. Menteri Kehakiman Menardo Guevarra mengatakan, timnya segera melakukan autopsi lagi terhadap jenazah Christine Angelica Dacera.
“Saya telah diberitahu kasus ini oleh OIC (Officer In Charge),” kata Guevarra.
Baca Juga: Pramugari Cantik Tewas di Kamar Mandi Hotel Usai Rayakan Tahun Baru

Sebelumnya, polisi Filipina yang memimpin penyelidikan, menyatakan Dacera sebagai korban pemerkosaan dan pembunuhan tanpa memberikan banyak bukti. Di sisi lain, Mayor PNP Michael Nick Sarmiento telah mengetahui hasil autopsi pertama pramugari asal General Santos City ini.
Autopsi pertama yang dilakukan Michael menunjukkan adanya luka di lengan dan kaki Dacera. Kondisi itu belum cukup kuat memiliki indikasi pemerkosaan seperti yang diumumkan kepolisian. Pihaknya pun menolak merilis laporan autopsi itu.