Juru Bicara Organisasi Internasional untuk Perlindungan Hewan, Loredana Diglio berujar bahwa kembang api telah dilepaskan di kawasan rindang yang digunakan oleh burung untuk bertengger.
"Bisa jadi mereka mati karena ketakutan. Mereka bisa terbang bersama dan saling bertabrakan, atau menabrak jendela atau saluran listrik. Jangan lupa mereka juga bisa mati karena serangan jantung," kata Diglio.
Menurutnya, setiap tahun pertunjukan kembang api menyebabkan kesusahan dan cedera baik pada hewan liar maupun domestik. Sebagian warga menuding, insiden ini akibat pemerintah kota tidak melarang perayaan pesta kembang api setiap malam pergantian tahun.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.