Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Burung Mati di Jalanan Kota Roma Diduga Akibat Kembang Api

Violleta Azalea Rayputri , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2021 |11:25 WIB
Ratusan Burung Mati di Jalanan Kota Roma Diduga Akibat Kembang Api
Ratusan burung mati di jalanan Kota Roma, Italia (Foto: Daily Mail)
A
A
A

RATUSAN burung ditemukan mati di jalanan Kota Roma, Italia. Kuat dugaan burung-burung itu mati akibat lontaran kembang api ke udara pasca malam pergantian tahun beberapa hari lalu. Burung-burung kecil itu terlihat di sejumlah titik Kota Roma, di antaranya stasiun kereta api Roma, Termini.

Kelompok hak asasi hewan setempat mengatakan, kembang api membuat burung kecil itu ketakutan hingga mati dan terkapar di jalanan.

"Ini adalah sisi menjijikkan dari sifat manusia. Kembang api. Ratusan unggas mati. Luar biasa. Lihat, ada berapa," kata seorang saksi dalam rekaman video.

Baca juga: 8 Barang Ini Wajib Dibawa Pramugari saat Mengudara, Kenapa Ya?

Seorang sopir taksi di Kota Roma, Diego mengatakan, pada malam pergantian tahun, ia dikejutkan oleh pemandangan tak lazim yang dilihatnya.

Burung Mati di Kota Roma

"Saya sedang bertugas (saat itu) pada jam kerja. Ketika saya melewati Cavour, sebuah jalan di dekat stasiun kereta api pusat, saya tidak mengerti apa yang ada di tanah. Kemudian saya menyadari bahwa itu adalah hewan unggas yang mati, dan jumlahnya ada ratusan," kata Diego, melansir laman Daily Mail, Kamis (7/1/2021).

Pemandangan mengerikan itu kata Diego disaksikannya sekitar pukul 00.40 waktu setempat. Penyebab utamanya diduga akibat kembang api.

"Setidaknya itu yang pertama saya pikirkan. Saya bukan ilmuwan atau dokter hewan, jadi saya tidak dapat bertanggung jawab untuk mengatakan dengan pasti bahwa itulah alasannya," tuturnya.

Juru Bicara Organisasi Internasional untuk Perlindungan Hewan, Loredana Diglio berujar bahwa kembang api telah dilepaskan di kawasan rindang yang digunakan oleh burung untuk bertengger.

"Bisa jadi mereka mati karena ketakutan. Mereka bisa terbang bersama dan saling bertabrakan, atau menabrak jendela atau saluran listrik. Jangan lupa mereka juga bisa mati karena serangan jantung," kata Diglio.

Menurutnya, setiap tahun pertunjukan kembang api menyebabkan kesusahan dan cedera baik pada hewan liar maupun domestik. Sebagian warga menuding, insiden ini akibat pemerintah kota tidak melarang perayaan pesta kembang api setiap malam pergantian tahun.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement