Sang penyayang hewan di China ini juga telah membiayai operasi besarnya dengan hasil dari penjualan apartemennya, beberapa pinjaman, serta pensiun dan tabungan hidupnya. Dia juga menerima sumbangan dari pengikut media sosial dan pencinta hewan yang dengan penuh kasih memanggilnya "Chongqing Bibi Wen".
Untungnya, Wen tidak harus melakukan semua pekerjaan itu sendiri. Kini ia memiliki enam staf sukarelawan yang membantu mengelola 1.300 anjing, 100 kucing, empat kuda serta beberapa kelinci dan burung. Ini upaya yang sangat besar, dan mereka semua memiliki goresan dan luka bekas gigitan untuk membuktikannya.
Baca juga: Wow! Burung Hantu Ini Basmi 10 Hama Tikus per Malam, Lebih Efektif dari Pestisida

Terlepas dari reputasinya sebagai seorang kesatria berbaju baja untuk anjing liar yang tidak memiliki orang lain untuk menjaganya, Wen Junhong telah menjadi sasaran kritik online. Kritik tersebut diberikan oleh orang-orang yang percaya bahwa kondisi tempat dia memelihara anjing-anjing itu tidak pantas.
"Tinggal di kandang sekecil itu tidak lebih baik daripada menjadi anjing liar," tulis seseorang di media sosial, mengacu pada kandang logam tempat dia menyimpan sebagian besar anjing kecil.
Namun, Wen menjelaskan bahwa dia hanya mengurung anjing, karena jika tidak mereka akan berkelahi. Perhatian utama Wen saat ini adalah manajemen ruang, karena setiap anjing baru yang dia bawa berarti semakin sedikit ruang untuk yang lain.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.