Dalam pernyataannya, ditemukan juga pecahan tulang bebek serta sisa-sisa kambing, babi, ikan, dan siput dalam pot gerabah. Salah satu wadah juga ditemukan jejak kacang fava tanah, yang pada zaman kuno digunakan untuk memberi rasa dan mencerahkan warna anggur, kata Amoretti.
"Kami tahu apa yang mereka makan hari itu," kata Osanna, merujuk pada hari kehancuran Pompeii pada 79 M.
"Makanan yang tersisa menunjukkan apa yang populer di kalangan masyarakat sekitar," lanjut Osanna kepada TV pemerintah Rai.
Baca Juga: Berkunjung ke Restoran Antik di Jakarta, Ada Wayang hingga Sepeda Onthel
Satu penemuan yang mengejutkan adalah kerangka lengkap seekor anjing.
Penemuan ini menarik minat para ekskavator karena itu bukan hanya anjing besar dan berotot seperti yang dilukis di meja, tetapi lebih kecil dari seekor anjing dewasa, yang tingginya setinggi 8 hingga 10 inci, kata Amoretti.
"Agak jarang menemukan sisa-sisa anjing kecil seperti itu dari zaman kuno," tambah Amoretti.