LIBURAN Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2021 tak semeriah tahun-tahun sebelumnya, karena pandemi Covid-19 telah membuat sejumlah negara lockdown. Di Indonesia, pemerintah juga membatasi pergerakan manusia.
Jam operasional objek wisata dan hiburan dibatasi, bahkan ada yang ditutup agar tak menimbulkan kerumunan. Untuk bepergian dari satu daerah ke daerah lain wajib menyertakan hasil rapid test antigen negatif. Khusus terbang ke Bali, traveler wajib uji swab berbasis PCR.
Sejumlah daerah mengerahkan tim gabungan untuk mengawasi tempat-tempat wisata yang masih buka agar wisatawan yang berkunjung bisa mematuhi protokol kesehatan. Hal ini demi menekan laju penyebaran virus corona.
Baca juga: Ini Batasan Jam Operasional Tempat Wisata di Jakarta Selama Libur Nataru 2021
Berikut 7 tempat wisata yang ditutup pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 :
1. Ancol
Wisata Ancol di Jakarta Utara menjadi salah satu destinasi yang harus ditutup saat Natal dan Tahun baru. Pemberitahuan ini sejalan dengan instruksi Gubernur No 64 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pengendalian, serta seruan Gubernur No 17 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat. Keputusan ini diambil sebagai langkah siaga Pemprov DKI menurunkan kurva kasus penyebaran Covid-19.
Manajemen Ancol akan menutup operasional kawasan Ancol mulai 25 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.
"Kami berharap masyarakat dapat mendukung kebijakan tersebut, sebab langkah ini merupakan paling tepat dilakukan selama masa pandemi,”kata Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali.
Sahir turut menambahkan, kebijakan ini juga berlaku untuk objek wisata lainnya. Seperti pantai, Sea World Ancol, Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudra, Pasar Seni dan Allianz Ecopark serta seluruh mitra wahana dan restoran yang berada di dalam kawasan Ancol.
“Namun, lebih baik kita bersama-sama menikmati libur Natal dan Tahun Baru di rumah saja agar lebih aman dan terhindar dari penyebaran Covid-19," tandasnya.
2. Pantai Gamah
Panti Gamah di Jalur Lintas Selatan, Soireng, Keboireng, Tulungagung, Jawa Timur berhenti beroperasi sementara waktu. Tempat wisata lain di kabupaten itu juga tutup sementara sesuai dengan surat edaran Pemkab Tulungagung pada Sabtu 19 Desember 2020.

Pantai Gamah di Tulungagung (Instagram @wisatajatim.id)
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan ketetapan ini sudah bulat guna mencegah potensi penyebaran virus corona saat libur panjang akhir tahun.
Baca juga: Ini Sejumlah Aturan Ketat Masuk Puncak Bogor saat Libur Nataru 2021
“Penutupan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Harapannya agar masyarakat di rumah saja saat libur nanti, tidak bergerombol dan berkerumunan sehingga tidak melanggar protokol kesehatan,” tutur Maryoto.
3. Wisata Wonogiri
Semua destinasi wisata Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, resmi ditutup mulai Kamis, 24 Desember 2020 hingga Senin, 4 Januari 2021. Peraturan ini berlaku untuk seluruh objek wisata, baik yang dikelola pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), maupun pihak swasta atau milik pribadi.
“Memerhatikan perkembangan peningkatan Covid-19 di Kabupaten Wonogiri maka diminta perhatian Saudara sebagai berikut, menutup sementara semua objek wisata diwilayah, Kabupaten Wonogiri mulai tanggal 24 Desember s/d 4 Januari 2021,” bunyi keterangan surat edaran yang ditandatangani Bupati Wonogiri Joko Sutopo.
Di samping itu, di surat tersebut juga tercatat instruksi kepada kepala daerah setempat untuk berkoordinasi dengan para pengelola objek wisata. Penulisan surat tersebut telah disampaikan pada Senin, 21 Desember 2020.
4. Kebun Raya di Balikpapan
Kebun Raya di Jalan Sungai Wain, Kelurahan Joang resmi ditutup mulai tanggal 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.
Sesuai surat edaran Walikota Balikpapan, penutupan Kebun Raya akan diikuti oleh tempat wisata seperti deretan pantai, jasa hiburan, dan fasilitas umum saat Natal dan Tahun Baru. Semua penghentian operasi akan berlaku dari tanggal 24, 25, 31 Desember dan 1 Januari 2021.
“Pada tanggal tersebut, kami akan melakukan operasi pemantauan. Setiap yang melanggar kami lakukan penertiban berupa penutupan kegiatan,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Balikpapan, Zulkifli.
5. Destinasi di Malang
Dalam unggahan di akun Instagram @humasprotokolkabmalang, Bupati Malang HM Sanusi memimpin rapat koordinasi persiapan pengamanan hari raya Natal dan Tahun Baru 2021.
Dalam putusan terbarunya, Sanusi menyampaikan jika pihaknya akan menutup semua wisata dari tanggal 30 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.
“Penutupan ini dikarenakan tempat wisata berpotensi terjadi kerumunan wisatawan membludak. Penutupan itu instruksi Mendagri (Menteri dalam negeri) tidak terjadi kerumunan melebihi 50 orang,” ungkapnya seperti dikutip dari Malang Voice.
Kendati demikian, informasi ini akan segera disosialisasikan dalam surat edaran yang dibuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Sanusi berharap agar masyarakat dan pengelola wisata memahami kebijakan ini.

6. Pantai dan Resto di Makassar
Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin pada Senin, 21 Desember 2020 mengeluarkan surat edaran terkait aturan perayaan akhir tahun.
“Untuk menutup sementara tempat-tempat fasilitas umum seperti Pantai Losari, Lego-Lego, Kanrerong, Kawasan Center Point of Indonesia, Pantai Tanjung Bayam, Pantai Merdeka, Pantai Akkarena, Pantai Barombong, dll mulai tanggal 24 Desember 2020 sampai tanggal 3 Januari 2021,” tulis surat keterangan yang diunggah di akun Instagram Dinas Pariwisata Kota Makassar.
Dalam keterangan surat tersebut Rudy turut menyampaikan pembatasan usaha sampai pukul 19.00 WIB. Kemudian warga dilarang melakukan pesta kembang api. Pelanggar aturan ini akan dikenai sanksi administrasi dan hukum pidana sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Taman Bantul Projotamansari
Sejumlah tujuan rekreasi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta akan ditutup sementara waktu. Meski belum rampung kebijakannya, Kepala Dispar Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo memastikan jika Taman Bantul Projotamansari akan ditutup di penghujung tahun.
Kwintarto menyatakan pemerintah DIY mengimbau untuk tidak melakukan atraksi, khususnya saat perayaan malam tahun baru. Maka pihaknya akan mengadakan pentas akhir tahun secara virtual untuk menghindari kerumunan.
“Dispar Bantul akan menyelenggarakan pentas virtual yang dapat dilihat di YouTube pariwisatabantul, hal ini untuk menghindari adanya kerumunan,” pungkas Kwintarto.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.