“Di mulut misalnya ada tonsil atau amandel, itu bisa berdarah. Ada pula uvula yang bisa menyebabkan muntah. Sebab reseptor muntah kita bisa bereaksi kalau dicolok sama orang yang tidak paham betul,” lanjutnya.

Selain itu dr. Fajri juga mempertanyakan pengamanan dan alat pelindung diri (APD) yang digunakan saat melakukan swab mandiri. Meski sudah banyak yang melakukan swab mandiri, tapi menurutnya protokol keamanan juga sangat penting untuk diperhatikan.
“Bagaimana pengamanan APD-nya. Ini kan berbahaya, meskipun ada tes mandiri kan tetap berbahaya. Apalagi belum ada regulator yang mengatur itu,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.