Meskipun gejala dari kedua kondisi tersebut sama, hasilnya sama sekali berbeda satu sama lain. Dalam serangan panik, seseorang mungkin merasa sedikit tercekik, tetapi serangan jantung adalah ancaman serius bagi kehidupan. Gejala umum serangan jantung dan serangan panik adalah:
- Nyeri dada

Karakteristik nyeri sering berbeda pada kedua kondisi. Pada serangan panik, seseorang merasakan sakit yang menusuk dan menusuk di tengah dada, sedangkan pada serangan jantung rasa sakit itu bisa menyerupai tekanan atau sensasi meremas. Nyeri dada pada serangan jantung dimulai dari tengah dan menjalar ke lengan, rahang, atau tulang belikat.
- Durasi:
Kedua kondisi berkembang secara tiba-tiba, tanpa tanda peringatan. Terkadang, serangan jantung bisa disebabkan karena aktivitas fisik. Serangan panik berlangsung selama 10-15 menit dan menjadi lebih baik seiring waktu. Gejala serangan jantung, di sisi lain, semakin intens seiring waktu.
- Mual
Mual dan muntah bisa menjadi gejala lain dari serangan jantung. Para pasien juga mungkin mengalami batuk atau mengi, dan keringat berlebih.
- Panas dan dingin
Seseorang yang menderita serangan panik mungkin mengalami kedinginan dan hot flash. Sensasi tercekik, kesemutan, mulut kering dan telinga berdenging adalah beberapa gejala lainnya.
Waktu yang tepat untuk mencari pertolongan medis
Jika Anda tidak yakin dengan kondisi kesehatan Anda, maka yang terbaik adalah segera mencari pertolongan medis untuk menghindari kesalahan apa pun. Jika Anda mengalami nyeri dada yang tiba-tiba dan parah yang berlangsung lebih dari 2 hingga 3 menit atau nyeri dada yang menjalar ke lengan dan rahang, Anda harus segera mencari perawatan medis darurat.
Penundaan apa pun jika terjadi serangan jantung bisa mengancam jiwa. Jika Anda sering mengalami episode serangan panik, carilah pengobatan yang tepat; Anda mungkin akan diberi resep obat untuk mengontrol gejala.
(Helmi Ade Saputra)