Namanya juga diabadikan menjadi nama rumah sakit militer Kesdam II Sriwijaya di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, karena orang tuanya sebagai Pangdam II Sriwijaya pertama sekaligus Gubernur Sumsel pada tahun 1949.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan museum dr A. Gani bisa mendapat perhatian lebih besar dari masyarakat, pemerintah daerah dan pusat untuk membenahi dan mengembangkannya, kata Priyanti.
Sementara Kepala Museum Balaputra Dewa, Chandra Amprayadi pada kesempatan itu menambahkan untuk mendukung pameran tersebut, pihaknya menurunkan tim ahli membantu melakukan penataan koleksi benda bersejarah peninggalan pejuang di dua museum yang ada di Kota Palembang dan Lubuklinggau.
Peralatan dan alat peraga pameran yang disiapkan di dua museum yang menjadi lokasi pameran keliling yakni Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani dan museum Subkoss Lubuklinggau, setelah digunakan untuk pameran dihibahkan ke pengelola untuk menambah daya tarik pengunjung ke dua museum tersebut, ujar Chandra.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.