Episode 10 MasterChef Indonesia season 7 pada Minggu, 25 Oktober 2020 membuat semangat para kontestan semakin terpacu. Episode kali ini dimulai dengan offsite challenge, peserta dibagi menjadi tim merah dan tim biru.
Kedua tim berusaha memberikan yang terbaik untuk menyajikan hidangan drive-in pesanan Club Avanza. Namun sayangnya di tengah-tengah challenge, tim biru yang dipimpin Becca kehabisan kondimennya.
"Pada saat orderan ke tujuh, orderan kita mulai melambat karena daging yang udah kita sediain itu dingin, dan kondimen kita juga udah habis. Jadi kita fokus bikin itu dulu," kata Becca.
Baca Juga : Yuli Tereliminasi dari MasterChef Indonesia, Hamdzah Bersujud Penuh Haru
Sementara tim merah juga mengalami kejadian yang tak berbeda jauh. Clava sebagai tim kapten panik, karena banyak orderan yang belum selesai. Chef Juna terus berteriak, sedangkan anggota timnya terus fokus berusaha tenang.
"Dari awal aku sudah percaya kinerja bang Ramos, mpok Risma, Yuri, ci Mariska dan Jerry itu bakal optimal dan super pede. Clava? Bisa dilihat lah," terang Audrey.
Melihat Clava yang mulai tidak fokus terhadap pekerjaannya, Ramos sebagai anggota tim merah mencoba menawarkan diri untuk membantunya.

"Clava mulai kelabakan karena orderan banyak. Saya coba ajuin ke Clava buat tukeran. Tapi Clava tetep mau di posisi itu, tetep saya harus patuh dengan kapten," kata Ramos.
Kedua tim saling susul-menyusul. Di awal tim biru mengungguli, namun ketika di pertengahan tim merah bisa menyeimbangkan dan bekerja rapi dan tidak panik lagi.
(Helmi Ade Saputra)