Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Napak Tilas Perjuangan Chef Juna, dari Tukang Kupas Jadi Juri Masterchef

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2020 |12:30 WIB
Napak Tilas Perjuangan Chef Juna, dari Tukang Kupas Jadi Juri Masterchef
Chef Juna. (Foto: Instagram)
A
A
A

SEBAGAI juri MasterChef Indonesia, Chef Juna memang kerap menjadi perbincangan netizen. Sosoknya yang terkesan bad boy dengan tubuh tinggi dan tegap, nampaknya telah menjadi idola para perempuan.

Banyak yang tergila-gila pada ketampanan wajahnya, namun juga banyak yang kesal karena dinilai galak. Ini karena sikap tegas dan komentar-komentar pedas andalannya selama menjadi juri di MasterChef.

Berkarir selama 22 tahun menjadi chef menjadikan pria bernama asli Junior John Rorimpandey ini tak bisa diragukan lagi kemampuannya dalam memasak. Ia juga mengaku punya banyak kenangan saat meniti karir hingga sukses seperti saat ini.

Chef Juna mengatakan, sebelum terjun masak-memasak, dia lebih dulu bekerja di restoran. Tahu enggak, profesinya dulu cuma jadi juru kupas dan potong-potong bahan makanan lho!

"Saya mulai masak itu terlambat, umur 22 tahun. Kecebur ceritanya, dimulai dari kerja di restoran, jadi tukang potong-potong, kupas-kupas," ujarnya saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ketika itu, chef Juna benar-benar merasakan bekerja dari nol. Karena tekadnya yang besar ingin menggeluti dunia chef, jadilah Chef Juna terus mengasah bakatnya.

Dari juru kupas dan potong bahan makanan, Chef Juna naik pangkat. Dari situlah, chef 44 tahun ini berhasil menjadi chef profesional hingga sekarang.

"Karena di restoran itu dimulai dari bawah, ibaratnya naik pangkat. Kalau sudah fasih, nanti dikasih tugas lebih banyak, dengan waktu lebih sedikit. Makin mahir naik level, jadi tidak langsung memasak. Pertama bersih-bersih dulu, potong-potong, kupas-kupas. Lalu bikin bahan dasar saus, sampai masuk ke tahap masak," bebernya.

Chef Juna ingat betul masakan pertamanya ketika itu. Karena awal terjun sebagai Japanese chef, jadilah dia membuat sushi dan sashimi.

Jangan salah, ketika pertama memasak, Chef Juna juga pernah diberikan komentar pedas, bahkan dihukum oleh sang master lho. Jadi jangan kira Chef Juna tidak pernah mengalami itu kemudian seenaknya memberikan komentar pedas di ajang MasterChef Indonesia ya!

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement