Banyak karyawan yang seringkali merasa gugup atau takut saat memiliki permintaan kepada bosnya. Perasaan takut atau bersalah mungkin menyelimuti.
Melansir Times of India pada Senin (19/10/2020), sebenarnya Anda tak perlu lagi merasa bersalah atau takut jika meminta hak-hak Anda sebagai karyawan seperti dibawah ini.

1. Cuti
Anda seharusnya tidak pernah merasa bersalah karena mengambil cuti kerja. Tekanan kerja yang intens menyebabkan stres dan berdampak langsung pada kesehatan mental.
Seiring dengan meningkatnya sakit kepala dan kelelahan, bekerja terus menerus dan keras terbukti sangat berbahaya. Namun, meminta cuti mungkin terasa seperti Anda meminta terlalu banyak, tetapi kenyataannya tidak.
2. Istirahat saat sakit
Saat Anda merasa sakit maka Anda berhak meminta istirahat. Misalnya sehari tidak masuk jika memang sakitnya parah dan membuat Anda tak bisa bekerja.
Bagaimanapun kesehatan Anda sangat penting. Selain itu, jika Anda terus bekerja saat sakit, Anda mungkin tidak dapat memberikan hasil yang optimal seperti biasa.
3. Waktu makan siang
Anda tahu itu tidak benar ketika Anda terburu-buru saat makan siang yakni sekitar 10 menit karena Anda harus kembali dan bekerja. Sebagian besar kantor memiliki jam makan siang tetap satu jam atau 30 menit.
Waktu ini ditetapkan tengah hari karena juga berfungsi sebagai waktu santai untuk pikiran Anda. Anda harus berbicara dengan rekan kerja Anda, makan makanan dengan kecepatan normal dan meluangkan waktu untuk istirahat makan siang Anda. Jangan gabungkan dengan pekerjaan.
Baca juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Nazca Peru
4. Liburan
Bekerja sepanjang tahun bisa melelahkan. Itulah mengapa orang menyukai konsep liburan. Baik itu liburan dua hari atau liburan dua minggu ke Bali, Anda berhak mendapatkan waktu itu dalam setahun.
Di tengah semua hari kerja, meluangkan waktu untuk pergi ke mana pun bisa jadi cukup sulit, tetapi jika Anda mengambil cuti seminggu penuh, maka pantai atau pegunungan bisa menjadi tempat pelarian Anda yang menyegarkan. Jangan takut untuk menanyakan bos Anda tentang waktu libur, yang pasti Anda butuhkan.
(Dyah Ratna Meta Novia)