Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Efek Pandemi, Banyak Anak Alami Kekerasan Fisik dan Psikologis

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2020 |11:09 WIB
Efek Pandemi, Banyak Anak Alami Kekerasan Fisik dan Psikologis
Kekerasan pada anak (Foto: I for Her)
A
A
A

Pandemi Covid-19 memengaruhi kehidupan manusia. Bukan hanya menjadi sadar pentingnya hidup bersih dan sehat, tapi juga meningkatkan perilaku buruk.

Salah satu yang cukup menjadi sorotan adalah munculnya perilaku orangtua melakukan kekerasan fisik maupun psikologis ke anak. Hal ini dilaporkan dalam laporan berjudul 'Unmasking the Impact of Covid-19 on Asia's Most Vulnerable Children' yang dikeluarkan World Vision Asia.

 kekerasan pada anak

Ya, World Vision Asia belum lama ini mengundang perwakilan negara anggota PBB di New York untuk menanggapi hasil penilaian cepat dampak sosial ekonomi Covid-19 pada kehidupan anak-anak yang rentan di Asia Pasifik. Penilaian cepat ini dilakukan di 9 negara yaitu Banglades, Kamboja, India, Indonesia, Mongolia (RRC), Myanmar, Nepal, Filipina, dan Sri Langka.

Survei ini dilakukan dengan mengambil sampel 26.269 orang di 9 negara di Asia Pasifik, termasuk 10.060 anak dan 1.983 keluarga dengan anggota yang disabilitas. Lalu, bagaimana hasil survei ini?

"Diketahui bahwa 61 persen responden menyatakan mata pencahariannya terdampak. Lalu, sebanyak 52 persen rumah tangga mengonsumsi makanan dengan gizi kurang, 32 persen keluarga kehilangan aset, dan 27 persen sulit mengakses pelayanan medis dasar," tulis laporan tersebut.

Kemudian, dari sisi perlindungan anak, 24 persen orangtua atau pengasuh terpaksa memberlakukan hukuman fisik atau kekerasan emosional, 26 persen anak mengonfirmasi pengasuh berlakukan kekerasan fisik dan psikologis sebulan terakhir.

Lalu, sebanyak 47 persen orangtua atau pengasuh kesulitan menghadapi perubahan perilaku anak mereka, 18 persen rumah tangga mengalami stres, dan 5 persen mengalami gangguan kesehatan mental.

 Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains Mengenai Terbentuknya Alam Semesta

"Anak-anak juga rentan dipekerjakan dan mengalami pernikahan dini," lanjut isi laporan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement