Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenparekraf Gelar Simulasi Protokol Kesehatan pada Wisata MICE Lombok

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 06 Oktober 2020 |12:10 WIB
Kemenparekraf Gelar Simulasi Protokol Kesehatan pada Wisata MICE Lombok
Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, Masruroh (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) pada wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh mengatakan, simulasi ini penting agar para stakeholders MICE dapat memiliki pemahaman yang sama akan pentingnya menjalankan protokol yang telah disusun dalam panduan.

“Hal ini dilakukan supaya wisatawan yang akan melaksanakan kegiatan MICE di Indonesia dapat merasa aman dan nyaman,” kata Masruroh dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (6/10/2020).

Masruroh berharap, wisatawan nusantara dapat berkembang dan bertumbuh lebih dahulu, sebelum wisatawan mancanegara boleh masuk kembali ke Indonesia setelah dibukanya perbatasan.

Sementara itu, Koordinator Promosi dan Pendukung Wisata, Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, Titik Wahyuni, menjelaskan simulasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan sosialisasi panduan protokol kesehatan berbasis CHSE bagi pelaku wisata MICE.

“Simulasi yang dilaksanakan selama tiga hari ini bertujuan untuk menerapkan secara langsung panduan protokol CHSE yang telah dibuat dalam melaksanakan kegiatan wisata MICE. Sehingga, ke depan pelaku usaha wisata MICE dapat mengimplementasi panduan tersebut dengan baik,” ujar Titik Wahyuni.

Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan wisata MICE.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement