Contohnya begini, Anda memasang pengharum ruangan otomatis dengan wangi lavender di kamar. Pengharum ruangan tersebut bisa disetel untuk menyemprotkan aroma wanginya setiap 5, 10, atau 30 menit sekali.
Pada awalnya, Anda mungkin sadar setiap kali aroma lavender merebak ke seisi ruangan. Seiring berjalannya waktu, hidung Anda jadi terbiasa mencium aroma lavender tersebut sampai tidak mengenalinya lagi. Anda pun beraktivitas seperti biasa di dalam kamar, seolah-olah tidak sedang mencium aroma apa pun.
Sebetulnya, Anda bisa mencium bau badan sendiri, tapi bukan dengan cara mengangkat tangan dan mendekatkan hidung ke ketiak, melainkan dengan melepaskan baju dan mengendus bau baju tersebut.
Begitu juga jika Anda ingin mengecek bau mulut. Anda tentu saja tidak bisa mencium bau mulut dengan meniup telapak tangan dan mengendus baunya. Caranya, jilat bagian punggung tangan atau lengan Anda dan biarkan air liurnya mengering. Setelah itu, coba endus area kulit yang Anda jilat tadi.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.