PERNAHKAN Anda terjebak di dalam lift bersama orang yang memiliki bau badan? Atau mungkin mendapatkan driver ojek online yang memiliki bau badan. Tentu rasanya tidak menyenangkan dan membuat kita harus menutup hidup.
Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah orang tersebut tidak sadar jika badannya bau? Jawabannya adalah tidak bisa. Memiliki bau badan, bukan berarti tidak merawat diri.
Mungkin Anda sudah rajin mandi, dan pakai deodoran supaya terhindar dari bau badan tak sedap. Namun tanpa disadari, orang lain nampak masih terganggu dengan bau tidak sedap.
Memang kita mudah untuk mencium bau badan orang lain, sayangnya hal ini tidak berlaku jika Anda mencoba mencium bau badan sendiri. Kenapa bisa begitu, ya?

Kondisi ini disebut dengan olfactory fatigue, yaitu ketika indera penciuman manusia sudah terbiasa mencium dan mengenali jenis bau tertentu. Saking seringnya, reseptor bau di hidung jadi lelah dan pada akhirnya berhenti mendeteksi jenis bau tersebut. Ini berlaku juga saat Anda berusaha mencium bau badan sendiri.
Hal ini diungkapkan oleh Pamela Dalton, seorang psikolog dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia. Ia mengungkapkan bahwa ketika Anda mencium bau tertentu untuk yang pertama kali, reseptor bau di hidung akan mengirimkan sinyal ke otak dan menentukan apakah bau ini termasuk bau wangi atau bau busuk.
Namun, ketika Anda terus-terusan mencium aroma yang sama setiap hari, otak Anda akan terbiasa menerima sinyal yang mengenali bau tersebut. "Pada saat inilah, otak akan menganggapnya sebagai sebuah informasi yang tidak penting lagi," katanya seperti dilansir dari Hellosehat.