Peningkatan jumlah kasus Covid-19 semakin meningkat di Indonesia. Berbagai macam klaster mulai bermunculan, tak hanya klaster perkantoran yang berada di kota-kota besar, klaster tempat makan pun mulai bermunculan dan menyumbang angka positif Covid-19.
Sekadar informasi, terdapat 20 kasus Covid-19 pada Agustus 2020 di warung soto, disusul dengan 20 kasus di salah satu rumah makan, dan masih banyak lagi.

Berbicara mengenai klaster tempat makan, umumnya penularan terjadi saat satu pengunjung atau staf tanpa sadar terjangkit Covid-19 dan belum menunjukkan gejala atau asimtomatik. Mereka secara tidak sadar pergi ke tempat makan dan menularkan penyakit ini ke orang lain.
Berdasarkan siaran pers, @pandemictalks ‘Risiko Tinggi Penyebaran Masif Covid-19 di Klaster Tempat Makan’, Senin (14/9/2020), penularan virus terjadi ke pengunjung atau staf tempat melalui kontak langsung dan tidak langsung baik secara droplet atau aerosol.
Klaster tempat makan biasanya menyerang rumah makan, restoran, kedai kopi, warung, bar, dan lainnya. Tentunya ada berbagai alasan mengapa klaster tempat makan berbahaya saat ini. Yuk waspadai bahayanya, jangan sampai Anda tertular.
1. Klaster tempat makan bisa menyebabkan minimal 3 klaster baru yakni klaster keluarga pengunjung, klaster keluarga staf tempat makan, dan klaster tempat makan itu sendiri.