HASIL Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan menunjukan, prevalensi kanker meningkat dari 1,4 persen pada 2013 menjadi 1,8 persen di 2018. Meskipun beragam obat antikanker telah tersedia, tapi masih belum mampu menekan angka kanker.
Data mencatat, sejak 1980, sekira 80 persen obat antikanker di pasaran adalah produk alami atau sintesis dari produk alami. Indonesia pun memiliki banyak obat alami tersedia.
Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ratih Pangestuti, Ph.D, mengatakan, dalam observasinya banyak biota laut Indonesia yang berperan sebagai agen antikanker alami dan ini harus dimanfaatkan dengan baik dan benar.

Biota laut tersebut sebut saja teripang, rumput laut, sponge, ikan, dan mikroorganisme lainnya yang hidup di laut dalam Indonesia. "LIPI melalui Pusat Penelitian Oseanografi berkomitmen untuk meneliti dan mengembangkan bahan aktif dari organisme laut sebagai agen antikanker serta sumber pangan untuk mencegah kanker," kata Ratih.
Lantas, biota laut apa saja yang memiliki kandungan antikanker yang baik untuk mencegah mau pun mengobati kanker, berikut ulasannya
Ikan
Omega 3 dalam ikan menjadi antikanker yang baik untuk mencegah terbentuknya sel kanker di dalam tubuh. Makanya, pesan Menteri KKP Susi Pudjiastuti untuk rutin mengonsumsi ikan sangat baik dilakukan!