Hariyanto menjelaskan, gerakan BISA bertujuan untuk memberdayakan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang terdampak ekonominya. Gerakan ini diharapkan akan mendorong perbaikan indikator Health and Hygiene dan Safety and Security di lingkungan destinasi pariwisata untuk peningkatan peringkat TTCI.
Seperti diketahui, hasil TTCI 2019, daya saing pariwisata Indonesia masih menempati peringkat ke-102 dalam kategori health and hygiene dan peringkat ke-80 dalam kategori safety and security dari 140 negara.
"Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman, serta mendukung destinasi pariwisata untuk menerapkan prinsip higiene dan sanitasi yang baik dalam tatanan kehidupan baru pascapandemi Covid-19," kata Hariyanto.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.