Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pekan ASI Sedunia, Apa Sih Alasan Ibu Enggan Menyusui Bayinya?

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2020 |11:01 WIB
Pekan ASI Sedunia, Apa Sih Alasan Ibu Enggan Menyusui Bayinya?
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

PEKAN Air Susu Ibu (ASI) Sedunia jatuh pada 1 -7 Agustus 2020. Seperti yang sudah diketahui, ASI merupakan makanan inti bayi yang harus diberikan setidaknya pada usia 0 hingga 6 bulan.

Pada momen Pekan ASI Sedunia ini Anda harus tahu manfaatnya memberikan ASI kepada si kecil. Ya, ASI mengandung nutrisi yang baik guna membantu tumbuh kembang anak.

Zat-zat yang terkandung dalam ASI pun dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh bayi, sehingga mereka tidak mudah tertular penyakit. Namun, di antara banyaknya manfaat ASI yang sudah diketahui, masih ada beberapa ibu-ibu yang enggan menyusui bayi mereka.

menyusui

Baca Juga: Pekan ASI Sedunia, Pentingnya ASI Eksklusif untuk Tingkatkan Imunitas Bayi

Dokter Jully Kasie SpA mengatakan, menurut data internasional, hanya sekira 40% ibu-ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada anaknya. Sedangkan di Indonesia, hanya sekitar 37% yang menyusui anaknya.

"Data ini ditunjukkan sebelum adanya pandemi Covid-19. Di masa pandemi ini, kemungkinan besar para ibu akan lebih khawatir lagi terhadap penularan Covid-19 ini sehingga kemungkinan angka tersebut bisa saja mengalami penurunan," ujar dokter Jully dalam program Talk Show Keluarga Sehat yang dikutip Okezone dari Radio Kesehatan pada Selasa (4/8/2020).

Dokter Jully menambahkan, ada beberapa faktor yang membuat para ibu enggan menyusui anak-anak mereka dengan ASI eksklusif. Faktor pertama yang sering ditemukan yakni kurangnya pengetahuan dari si ibu tentang ASI eksklusif.

"Faktor pertama mungkin pengetahuan si ibu kurang. Mereka tidak mengetahui bahwa ASI eksklusif itu penting dalam mendukung perkembangan bayi," tuturnya.

Adapun faktor yang kedua, lanjut Dokter Jully, lingkungan atau keluarga dari ibu tersebut tidak memberikan edukasi atau mensupport. Atau bahkan mereka juga tidak mengetahui hal tersebut.

"Faktor kedua ini bisa jadi lingkungan sekitar yang kurang memberikan support kepada ibu tersebut sehingga sang ibu beranggapan bahwa memberikan ASI eksklusif bukan sesuatu yang harus dilakukan," pungkasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement