Sementara itu, masyarakat masih dihebohkan oleh peristiwa tersebut. Sang ibu mengaku masih mengalami menstruasi ketika hamil, bahkan pada saat melahirkan.
Namun dokter Dara menjawab, bila ditelusuri lebih dalam, kemungkinan darah tersebut bukan menstruasi melainkan flek atau pendarahan. Umumnya, volume darah ini tidak sebanyak saat menstruasi.
"Tapi bisa dipastikan bahwa pendarahan atau flek saat hamil tidak keluar sebanyak saat menstruasi. Tetapi jika kondisi ibu hamil disertai dengan flek rutin seperti ini tentu tidak baik," katanya.

(Foto Ilustrasi)
Pendarahan atau flek yang terjadi selama masa kehamilan sangat berisiko bagi sang ibu dan bayi. Karena bahaya keguguran atau lahir prematur bisa saja mengintai.
"Pendarahan atau flek saat hamil bisa berisiko terhadap keguguran atau mulut rahim yang terbuka. Selain itu, bayi juga berisiko lahir prematur," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.