Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Sinovac, Vaksin Covid-19 yang Diimpor dari China

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2020 |22:01 WIB
4 Fakta Sinovac, Vaksin Covid-19 yang Diimpor dari China
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

VAKSIN Covid-19 buatan China dari Sinovac Biotech Ltd, telah tiba di Indonesia. Vaksin ini, diharapkan bisa membantu pasien Covid-19 untuk sembuh.

Kabarnya, Vaksin Sinovac ini, sudah diserahkan ke PT Bio Farma melalui Kementerian Luar Negeri. Meski sudah datang di Indonesia, vaksin Covid-19 ini masih perlu melewati uji klinis tahap III.

Berikut Okezone rangkum fakta-fakta terkait vaksin virus corona buatan China tersebut, Selasa (21/7/2020):

Apa itu vaksin Sinovac?

Sebelumnya vaksin Sinovac telah dilakukan uji coba. Vaksin ini, dipercaya menghasilkan antibodi di tubuh koresponden. Hal tersebut berdampak baik bagi upaya melawan virus.

Sebab, dengan adanya antibodi itu, akan menghalangi SARS-CoV2 yang berupaya menginfeksi sel paru, proses awal virus merusak tubuh. Hasil penelitian melaporkan bahwa tidak ada efek samping parah yang terjadi pada subjek penelitian di tahap dua.

Dari tahap dua itu juga diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh menginduksi untuk menetralisir antibodi dalam 14 hari setelah dilakukan vaksinasi.

"Dengan data tersebut, bisa dikatakan bahwa vaksin Sinovac mampu menciptakan 90% antibodi pada subjek penelitian," isi laporan ilmiah tersebut seperti dilansir dari bgr.

Sudah masuk ke Indonesia

Di Indonesia, Sinovac Biotech bekerja sama dengan Biofarma untuk melakukan uji coba tahap III, untuk melihat tingkat keampuhannya. Selain Indonesia, vaksin itu juga akan dikirimkan ke Brasil dan beberapa negara Eropa.

Vaksin itu ditargetkan didistribusikan ke seluruh wilayah di Tanah Air sekira bulan Februari atau Maret tahun 2021.

Telah dilakukan uji klinis terhadap hewan

Melansir Times of India, Sinovac sebelumnya telah berhasil melakukan uji coba kepada hewan. Uji coba itu dilakukan kepada monyet-monyet yang dilindungi pemerintah Cina.

Tahap akhir pengujian dilakukan di Brasil

Gubernur negara bagian Sao Paulo Brasil, Joao Doria mengatakan, vaksin Sinovac akan dilakukan uji coba pada hari ini, Selasa (21/7/2020) yang diharapkan dapat selesai dalam waktu 90 hari.

Melansir Reuters, dia menambahkan bahwa pusat penelitian Instituto Butantan kemungkinan akan mulai memproduksi vaksin Sinovac pada awal tahun depan jika tes berhasil.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement