Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Hair Tourniquet Syndrome, Ketika Jari Bayi Terlilit Rambut

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 19 Juli 2020 |12:38 WIB
Kenali Hair Tourniquet Syndrome, Ketika Jari Bayi Terlilit Rambut
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BALITA dan anak-anak kecil memang lebih rentan terpapar penyakit ketimbang orang dewasa. Bahkan, beberapa penyakit langka kerap menyerang anak bayi, seperti yang terjadi pada bayi ini.

Seorang ibu, Jill Mraidi dar Florida, Amerika Serikat (AS) mengunggah foto ke media sosial untuk memperingatkan para orangtua tentang kondisi langka yang kurang dikenal dalam dunia medis. Penyakit ini disebut Hair Tourniquet Syndrome.

Ibu empat anak ini berbagi foto jari kaki putranya yang merah dan bengkak, saat berusia empat bulan. Jill sempat sadar ada sesuatu yang salah pada bentuk kaki sang anak. "Begitu saya membawanya ke rumah sakit, dokter melihatnya dan itu disebut hair sindrom tourniquet,” terang Jill Mraidi, melansir dari VT, Jumat (17/7/2020).

Sindrom ini disebabkan oleh sehelai rambut yang membungkus dirinya sendiri dengan kuat di sekitar ekstremitas. Kondisi ini sering menyerang jari, jari kaki, atau alat kelamin.

Mraidi mengatakan, dia belum pernah mendengar sindrom hair tourniquet, meskipun sebelumnya bekerja sebagai penyelidik perlindungan anak. Setelah memotret gambar kaki putra, Qasim, ia pun membagikannya ke halaman Instagram.

View this post on Instagram

💗 PSA: This is Qasim's 4 month old foot. It was caused by a single strand of hair. It's official name is Hair Tourniquet Syndrome. He is my 4th child and I had never heard of such a thing until today. He was seen by his Pediatrician last week, there was nothing there, he was evaluated by his Physical Therapist 3 days ago, there was nothing there. I bathed him yesterday and I didn't see anything abnormal. Then today, I noticed the indentation in his toes and found a small piece of hair but figured no way it could be from that, so I disregarded it. I called right away for him to see the Pediatrician and within 2 hours he was being seen. When the Dr told me it was caused by I piece of hair, I was in disbelief. He told me how very lucky we are to catch it so soon because it often results in immediate amputation of the affected appendage. It's most common in infants because of the post-Partum hair loss of the mother. Light colored hair is extremely difficult to identify and surgeons often need microscopes to even see it. If you have infants or toddlers in the house, please keep this in mind!!! #growingpains #hairtourniquet. . . . - 📷 ( Via @jilliana_suzanne ) . . . - Tag Someone!

A post shared by Pregnancy 🤰🏻👼🏻 (@pregnancyguide) on

Ia pun memperingatkan 350.000 lebih anggota yang ada dalam jaringannya perihal kondisi yang dialami oleh putranya tersebut. Jill Mraidi juga tidak lupa menuliskan pesan di samping foto kaki Qasim.

“Ini adalah kaki Qasim yang berumur empat bulan. Itu disebabkan oleh sehelai rambut. Nama resminya adalah Hair Tourniquet Syndrome. Dia adalah anak ke-4 saya dan saya belum pernah mendengar hal seperti itu sampai hari ini,” tulis Mraidi.

"Dia terlihat oleh Dokter Anak minggu lalu, tidak ada apa-apa di sana. Dia dievaluasi oleh Terapis Fisik tiga hari yang lalu, tidak ada masalah apapun di sana. Saya memandikannya kemarin dan tidak melihat sesuatu yang abnormal,” lanjutnya.

“Kemudian hari ini, saya memperhatikan lekukan di jari-jarinya dan menemukan sepotong rambut kecil tetapi tidak menemukan cara mengatasinya. Saya segera menemui dokter Anak,” kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement