JUMLAH kasus positif corona yang masih tinggi di Indonesia membuat pemerintah harus memperpanjang waktu belajar di rumah. Kabarnya, kegiatan ini diperpanjang hingga akhir 2020.
Tapi, terlalu lama belajar dan berdiam diri di rumah juga bisa memicu stres pada anak loh. Terlebih hati mereka yang masih rapuh serta belum bisa mengelola emosi dengan baik. Di sinilah peran orangtua dibutuhkan.
Melansir Times of India, berikut hal-hal yang bisa dilakukan orangtua untuk menghibur anak dan menghindarikannya dari stres.
Buatkan jadwal pada anak
Anak-anak membutuhkan rutinitas untuk tumbuh kembangnya dan memahami apa yang akan mereka lakukan sepanjang hari. Tak hanya mengatur waktu sekolah, namun juga mengatur waktu untuk menjalani hhobi, bermain, serta waktu makan. Namun pastikan juga kalau si kecil tidak menghabiskan waktunya untuk menggunakan gadget ya bunda.
Bantu mereka terkoneksi dengan teman-temannya
Bagi anak, sekolah bukan hanya sekedar tempat untuk belajar, tapi juga untuk bersosialisasi. Dengan melaksanakan belajar secara tiba-tiba dan terus-menerus dapat membuat anak kesal dan juga stres.
Untuk itu, bunda bisa mengajak si kecil untuk menjadwalkan sesi panggilan video dengan teman-temannya. Walau tak bisa bertemu secara langsung, ngobrol dengan teman-teman melalui gadget juga bisa membuat si kecil senang.
Dukung hobi mereka
Tidak bisa bepergian sepanjang hari tentu membuat anak menjadi badmood. Pasalnya, anak-anak lebih menyukai kegiatan fisik. Kendati demikian, jika anak memiliki suatu hobi yang baik, dukung saja. Setidaknya beri ia satu jam setiap hari untuk menuangkan hobinya. Seperti melukis, bermain boneka, menggambar, menari, memasak, atau kesukaan si kecil yang lain.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.