Jadi, virus G4 EA H1N1 ini memperlihatkan kemiripan dengan flu babi yang sempat heboh di 2009, lalu ada juga kemiripan dengan flu burung Eropa-Asia.
"Jadi, ini virus bukan hanya strain flu babi saja, tetapi campuran juga dengan strain flu burung," terangnya. Dengan karakteristik seperti itu, virus G4 EA H1N1 dianggap berbahaya.

Namun, mesti dicatat juga bahwa virus ini menyerang tubuh manusia melalui penularan dari hewan ke manusia, bukam manusia ke manusia seperti virus corona. Sehingga tindakan pencegahan harus dijalankan dengan disiplin," sambung Nadia.
Ia menambahkan, virus G4 EA H1N1 ini proses penyebarannya hampir serupa dengan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19, namun lebih luas lagi. Maksudnya, jika SARS-CoV2 menyebar utamanya lewat droplet, berbeda dengan virus flu babi baru ini. "Virus G4 EA H1N1 menyebar ke manusia lewat droplet dan airborne. Jadi, harus diwaspadai sekali," tambah dia.
(Kemas Irawan Nurrachman)