Efek dari adanya sampah ini di dasar laut pun ternyata sama-sama buruk, walau keduanya terbuat dari material yang berbeda. Efeknya itu ialah tak adanya mikroba sehat yang hidup di antara sampah tersebut.
Hal ini karena plastik di lautan mengeluarkan bahan kimia yang membuat area sekitarnya menjadi rusak. Namun, peneliti menilai bahwa sampah plastik ini hanya sampel kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
"Studi ini juga membangun dasar penting untuk proyek baru GEOMAR yaitu HOTMIC (Horizontal and Vertical Oceanic Distribution, Transport, and Impact of Microplastics), dengan tujuan untuk melacak limbah plastik yang memasuki lautan dari berbagai benua menuju pusaran laut besar dan lebih jauh lagi ke dasar laut abyssal," kata ilmuwan kelautan GEOMAR Matthias Haeckel.
(Helmi Ade Saputra)